Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Pangandaran Supratman Bahas Ekonomi Desa hingga Akses BPJS

Sesi dialog berlangsung dinamis. Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait sulitnya kondisi ekonomi dan terbatasnya peluang usaha. Menanggapi hal tersebut, muncul gagasan pembentukan kelompok tani ternak domba sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Konsep yang diusulkan menggunakan sistem bergulir, di mana bantuan ternak dikelola secara berkelompok. Hasil pengembangannya kemudian digulirkan kepada anggota lain secara berkesinambungan sehingga menciptakan sistem yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

Selain itu, warga juga menyoroti maraknya praktik koperasi simpan pinjam atau “kosipa” yang dinilai memberatkan masyarakat karena bunga pinjaman yang tinggi. Menanggapi hal tersebut, Dede menilai perlu adanya edukasi serta penguatan koperasi resmi agar masyarakat tidak terjerat pinjaman yang merugikan.

Di bidang kesehatan, masih ditemukan warga yang belum pernah memanfaatkan layanan Askes maupun BPJS karena kendala administratif dan kurangnya informasi. Hal ini menjadi perhatian dalam upaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan secara optimal.

Melalui kegiatan reses tersebut, Dede Supratman menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:Dengarkan Arahan Presiden dan Bupati Ciamis, Forkopimcam Cihaurbeuti Bersama Pemdes, Masyarakat, Laksanakan Kerja Bakti Masal

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dapat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *