Ragam  

Suzuki Marine Jalin Silaturahmi dan Bukber dengan Nelayan Pangandaran, Perkenalkan Mesin Tempel Hemat BBM

Ia menambahkan, penggantian oli pertama dilakukan setelah 20 jam penggunaan, kemudian selanjutnya setiap 100 jam pemakaian.

Dalam kesempatan tersebut, pihak distributor juga menawarkan harga khusus bagi nelayan Pangandaran sebagai bentuk dukungan agar mereka dapat menggunakan mesin dengan teknologi yang lebih efisien.

Sementara itu, Koordinator HNSI Pangandaran Ade Entik menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi antara nelayan dan pihak penyedia mesin, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan baru terkait perkembangan teknologi mesin kapal.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena bisa menjadi sarana silaturahmi sekaligus menambah wawasan nelayan tentang mesin yang lebih hemat dan efisien,” ujarnya.

Ade Entik juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut diperkenalkan dua jenis mesin, yakni 15 PK dan 20 PK. Bahkan mesin tersebut sempat diuji coba langsung di perairan Pangandaran.

“Hasil uji coba menunjukkan mesin 20 PK lebih stabil, getarannya lebih kecil, dan konsumsi bahan bakarnya lebih hemat,” katanya.

Baca Juga:Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi PWI Jawa Barat

Ia berharap dengan hadirnya teknologi mesin yang lebih efisien, para nelayan Pangandaran dapat menekan biaya operasional saat melaut.
“Sehingga pendapatan mereka bisa lebih meningkat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *