Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan lurus dan menurun, diduga pengemudi kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya yang sedang terjadi antrean kendaraan. Truk trailer tersebut kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga mengakibatkan tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan lainnya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam orang mengalami luka ringan, sementara sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya faktor manusia, yaitu kurangnya antisipasi dan kehati-hatian pengemudi truk trailer, serta faktor kendaraan yang diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Petugas dari Satlantas Polres Purwakarta bersama jajaran Polda Jawa Barat telah melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan. Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan,” ujar AKP Enjang.
Baca Juga:Bupati Sumedang Terima Kunker Wabup Kepulauan Seribu Jakarta, Ternyata Urang Sumedang
Ia juga menambahkan bahwa kondisi jalan di lokasi kejadian memiliki kontur lurus dan menurun, sehingga pengemudi kendaraan, khususnya kendaraan berat, harus lebih waspada dan memastikan sistem pengereman kendaraan berfungsi dengan baik.
Polres Purwakarta juga mengingatkan para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta melakukan pengecekan kendaraan sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

