Api, kata Junaidi, juga membakar tujuh unit gudang. Selain itu, tiga rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak panas dan kobaran api.
Proses pemadaman melibatkan tim gabungan, antara lain Damkar Kecamatan GAS, Damkar Concong, Satredkar PSMTI, Balakar GAS, Balakar Concong, serta dukungan masyarakat setempat. Sumber air diperoleh dari sungai di sekitar lokasi dengan dukungan sekitar 15 unit mesin pompa.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api yang mulai muncul sekitar pukul 06.30 WIB akhirnya dapat dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB. Proses dilanjutkan dengan pendinginan pada pukul 12.00 WIB guna mencegah munculnya titik api baru.
“Saat pemeriksaan akhir bangunan pada pukul 13.00 WIB untuk memastikan api benar-benar padam, tidak ditemukan korban jiwa,” jelas Junaidi.
Baca Juga:Serikat Pekerja Bandung Zoo Apresiasi Skema Walikota
Terkait penyebab kebakaran, Junaidi belum dapat memastikan karena masih dalam penyelidikan pihak terkait. “Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, termasuk total kerugian yang ditimbulkan,” katanya.(Sumber Media Center Riau)

