Terjadi Kecelakaan Bus di Jalan Lintas Timur KM 122 + 900, Kecamatan Pangkalan Lesung, Empat Orang Meninggal Dunia

Pewarta:Dede.

Pelalawan,Hallo Berita Online.Com-Minggu pagi yang cerah di Kabupaten Pelalawan seketika berubah mencekam setelah sebuah kecelakaan hebat terjadi di Jalan Lintas Timur KM 122 + 900, Kecamatan Pangkalan Lesung.

Insiden berdarah yang terjadi pada 01 Maret 2026 sekitar pukul 09.10 WIB ini melibatkan satu unit Bus Mercedes-Benz PMH dengan nomor polisi BK 7552 LD dan sebuah truk Colt Diesel BM 9142 GU.

Suasana lokasi kejadian yang berada di area permukiman warga mendadak riuh oleh upaya evakuasi para korban yang terjepit di antara badan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkiyan Hanafi segera bergerak cepat mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP.  Berdasarkan laporan di lapangan, kecelakaan maut ini masuk dalam kategori kecelakaan berat dengan dampak yang sangat fatal.

Baca Juga:Tebar Berkah Ramadhan, Walikota Tasik Viman Alfarizi Bersama Jajaran Dinas Bagi-bagi Takjil Gratis ke Masyarakat

“Tercatat sebanyak empat orang penumpang bus meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) akibat benturan keras yang menghancurkan sebagian bodi kendaraan,” ujar Tatit.

Selain korban jiwa, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat, sementara satu orang menderita luka ringan. Semuanya segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Identitas para korban meninggal dunia telah terverifikasi, mereka adalah Yantono (43), Mila Rani Pangaribuan (22), Pardomuan Banjar Nahor (56), dan Martinus Sitohang (46).

“Keempatnya merupakan penumpang bus PMH yang mengalami luka parah di bagian kepala sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di TKP,” ucapnya.

Baca Juga:Peternakan BIB yang berada di Desa Sanca Cianter Diduga Belum Mengantongi Izin, Dinas Peternakan Tutup Mata

Sementara itu, sopir truk bernama Aprianto (47) yang merupakan warga Pekanbaru, mengalami luka di bagian kepala dan kening, dan saat ini telah dirujuk ke RSUD Selasih setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pangkalan Lesung.

“Kronologi kejadian bermula saat Bus PMH bergerak dari arah Pangkalan Kuras menuju arah Ukui. Saat melintasi jalanan yang menurun dan menanjak, bus tersebut diduga nekat melebar ke kanan jalan untuk mendahului kendaraan lain di depannya,” kata Tatit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *