Universitas Sangga Buana YPKP dan ROY Jepang Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Konstruksi

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor USB YPKP dan Presiden ROY, Ryuji Oishi. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan riset lintas-disiplin, peningkatan publikasi internasional, serta pengenalan budaya dan bahasa kedua negara dalam konteks pendidikan.

Dari pihak USB YPKP, kegiatan ini turut dihadiri Ketua Badan Pengawas Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (YPKP) Ir. H. Hendra Garnida, MT, para wakil rektor, dekan, serta pimpinan Program Studi Teknik Sipil. Sementara dari pihak ROY hadir sejumlah perwakilan perusahaan yang menyaksikan prosesi penandatanganan.

Usai seremoni, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama puluhan mahasiswa Teknik Sipil USB YPKP. Diskusi mengangkat tema minat generasi muda terhadap dunia konstruksi serta peluang karier internasional.

Baca Juga:Hadiri Rapat Tindak Lanjut Penanganan Tanggul Jebol Dampak Banjir Pantura, Sekda Subang Prioritaskan Perbaikan Tanggul Dan Keselamatan Warga

Dalam sesi tersebut, Ryuji Oishi menyoroti tantangan regenerasi di sektor konstruksi. “Anak muda sekarang tidak terlalu berminat pada sektor pembangunan. Di perusahaan kami ada 400 anak muda, dan kami menganggap mereka sebagai keluarga,” ungkapnya.

Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi seputar teknologi konstruksi mutakhir, peluang magang internasional, hingga budaya kerja di Jepang. Diskusi berlangsung secara interaktif dan mendapat respons positif dari peserta.

Menutup rangkaian acara, Rektor USB YPKP kembali menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi era disrupsi. “Harus lincah dan mudah beradaptasi di era disrupsi untuk menghasilkan lulusan SDM yang berdaya saing unggul,” tegasnya.

Baca Juga:Hadiri Pembinaan dan Evaluasi Monitoring Forkofimda, Wabup Sumedang: Ciptakan Kenyamanan, Keamanan Masyarakat

Melalui penandatanganan MoU ini, USB YPKP dan ROY sepakat membuka ruang kolaborasi berkelanjutan yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan internasional di bidang konstruksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *