Wabup Garut Hadiri Acara Pasar Pasisian Leuweung Sekaligus Peringatan Milangkala Desa Mekarsari Ke-42

Baca Juga:Kapolres Purwakarta Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025

‎”Dalam tradisi Sunda pemahaman mengenai tata ruang jauh lebih bersifat filosofis, pepatah tadi gunung kudu diawian, legok kudu dibalongan, petak kudu disawahan sebagai bagian tertinggi dari filosofi yang harus kita wujudkan dalam menjaga kelestarian,” tuturnya.

‎Kepala Desa Mekarsari, Ajie Nugraha, menjelaskan bahwa acara ini terselenggara berkat gotong royong warga meskipun dengan dana desa yang terbatas di akhir tahun.

‎Ia melaporkan bahwa Desa Mekarsari telah melaksanakan penanaman 7 hektar bambu di tanah carik desa dan tanah negara melalui bantuan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.

‎”Di akhir kegiatan kami akan mengadakan yang namanya RT RW Award sebagai bentuk apresiasi dari pemerintahan desa kepada RT RW sebagai pejuang warga dari paling bawah insha Allah akan kami apresiasi meskipun tidak sebanding dengan perjuangan para RT RW,” pungkas Ajie.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *