Wakil Bupati juga menekankan pentingnya adaptasi ASN terhadap teknologi di era digital ini. Transformasi digital menjadi kunci utama dalam mempercepat pelayanan, memperkuat transparansi, dan membangun kepercayaan masyarakat. KORPRI harus menjadi motor penggerak utama dalam inovasi dan digitalisasi birokrasi, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Selain itu, Abang Ijo juga mengingatkan bahwa anggota KORPRI memegang peran strategis dalam mengimplementasikan anggaran negara yang besar, yaitu Rp 3.600 triliun dari APBN dan Rp 1.300 triliun dari APBD. Oleh karena itu, seluruh anggota ASN diharapkan dapat fokus dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas demi mewujudkan cita-cita Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.
Di penghujung sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh anggota KORPRI untuk meneguhkan semangat kesiapsiagaan sebagai bagian dari Apel Kesiapsiagaan KORPRI. Ia menyampaikan delapan tekad utama untuk menjaga kekompakan dan solidotas organisasi, termasuk memperkuat persatuan, menegakkan netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga nama baik organisasi dan ASN.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan penyerahan penghargaan secara simbolis kepada anggota KORPRI yang telah menunjukan dedikasi luar biasa dalam pengabdian. Upacara diakhiri dengan harapan dan doa agar semangat pengabdian dan solidaritas terus membara di hati seluruh anggota KORPRI demi Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan sejahtera di masa depan.
Baca Juga:Bentuk Nyata, Kejati Jabar Gelar Kampanye Anti Korupsi di Kawasan Taman Robot Bandung
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingat bahwa perjuangan dan pengabdian KORPRI adalah bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia menuju cita-cita besar yaitu, Indonesia Maju 2045. Dengan semangat bersatu dan berintegritas, KORPRI terus melangkah dengan teguh dalam mengabdi kepada rakyat dan negara.

