Wakil Wali Kota Diky Candranegara Hadiri Rakor TKPK, Angka Kemiskinan Kota Tasik Turun

Sisi lainnya,jelas Diky, kita juga mencoba mensingkronisasikan beberapa program yang bisa untuk membantu program pengentasan kemiskinan yang lebih mengarah kepada menciptakan kemandirian di masyarakat.

Seperti pemberdayaan masyarakat menjadi bagian yang utama. Artinya kita tidak menolak bantuan pusat, seperti terkait BLT, Bantuan Pangan (Bapang) dan lainnya, namun kami lebih fokus kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pola-pola dan sistem yang disesuaikan dengan kultur dan sumber daya masyarakat.

Baca Juga:Terkait Kebijakan Pemerintah, Diduga Seribu PNS Kepala Sekolah Se-Kabupaten Cianjur, Berdasarkan Informasi Akan Lakukan Demo

“Masyarakat kita berikan program pemberdayaan seperti Kangkung dan Subsidi lele( Kang Sule), pembudidayaan ayam ras Tasik dan yang lainnya untuk perbaikan gizi termasuk untuk perbaikan ekonomi dengan cara dijual ke MBG dan yang lainnya,”terangnya.

Menurutnya,untuk wilayah yang masih sangat rentan tingginya angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya masih di tiga wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Kawalu, Kecamatan Tamansari, dan Kecamatan Mangkubumi.

“Karena tiga wilayah kecamatan tersebut nuansanya masih seperti pedesaan,” jelasnya.

Baca Juga:Pejabat Jadi Tersangka, Wali Kota Bandung Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan Normal

Disinggung Kota Tasikmalaya yang secara presentasi dianggap Kota kedua termiskin di Jawa Barat, Diky menyebutkan, memang jika melihat angka presentasi masih seperti itu.

“Akan tetapi kita jangan terjebak kepada angka, yang jelas kita harus terus berupaya menurunkan tingkat kemiskinan di Kota Tasikmalaya dengan menciptakan peluang-peluang ekonomi untuk masyarakat,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *