Untuk itu, Ia berharap petani melineal ini menjadi motivasi dan dapat diikuti oleh anak muda lainnya, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan ekonomi.
Ia menyebut, bahwa sebagian besar APBD daerah bersumber dari jumlah kunjungan orang luar daerah ke kota Tasik. Untuk itu, selaku pemerintah, ia mengajak kepada para agniya maupun investor untuk investasi di Kota Tasikmalaya karena memiliki potensi besar untuk dikembangakan.
“Kami berharap teman-teman media juga dapat membantu menginformasikan potensi-potensi yang ada di Kota Tasikmalaya sehingga orang luar tertarik untuk berkunjung ke kota Tasik”, ucapnya
Sementara, pemilik Green House Melon Wisata Karang Resik, Hilman mengungkapkan awal mula dirinya tertarik untuk berkebun melon, setelah ia memutuskan berhenti dari dunia perbankan.
Baca Juga:HUT PGRI Ke-80, Bupati Subang: Apresiasi Donasi Para Guru Untuk Korban Bencana Alam
Awalnya saya tanam diatas dirumah dengan ukuran 6×4 meter dan menghasilkan uang satu juta.
Sejak tahun 2019 mengembangkan budidaya melon dikebun yang lebih luas yang ada di kawasan Karang Resik, yang hingga saat ini sudah melaksanakan dua kali panen.
” Alhamdulillah sampai saat ini sudah dua kali panen dengan hasil panen 40 ton, dengan omzet sekitar 140 juta rupiah” jelasnya.

