Pertama-yama kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintahan Kota Tasikmalaya yang di acara ini syukur alhamdulillah dapat dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Bapak Rd Diky Chandranegara yang selama ini telah memberikan dukungan yang luar biasa bagi kami organisasi IGRA dengan segala bantuan yang di berikan, itu sangat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.
Insentif dan bantuan lainnya dari Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menjadi dorongan besar bagi kami yang selama ini berjuang mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi dan kasih sayang.
Baca Juga:Wali Kota Tasikmalaya Laksanakan Monitoring Arus Mudik dan Monitoring Saluran Air yang Longsor
Dengan adanya bantuan ini kompetensi guru semakin meningkat, berbagai program pengembangan dapat berjalan dengan maksimal dan kesejahteraan guru lebih diperhatikan.
Karena diakui di Kota Tasikmalaya jumlah guru Raudhatul Athfal (RA) tu ada sebanyak 925 Guru yang tersebar di sebanyak 138 lembaga.
Untuk insentif yang diberikan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya per bulannya itu hanya sebesar Rp 50 ribu per guru RA
Insentif untuk para guru RA sebesar Rp50.000 per bulan tersebut sudah berlangsung labih dari lima tahun. Jika dibayarnya dirapelkan selama 1 tahun, mereka menerima insentif mengajar debesar Rp600 ribu per guru per tahun. Untuk tahun 2025 ini, alhamdulillah sudah dibayarkan waktu Bulan Ramadhan kemarin sebesar Rp600 ribu per guru.
Baca Juga:Cegah Terjadinya Kejahatan, Polsek Plered Polres Purwakarta Rutin Lakukan Patroli Malam
Walaupun nilai insentif tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan pengorbanan para guru RA, namun tetap sangat berharga bagi guru RA di Kota Tasikmalaya. Pihaknya, mendengar ada wacana Pemkot Tasikmalaya akan menaikan insentif tersebut.
“Kita berharap tahun ini ada kenaikan. Kita akan audensi dengan Wali Kota Tasikmalaya untuk mengajukan kenaikan insentif guru RA agar lebih layak dalam memberikan penghargaan bagi para guru RA di Kota Tasikmalaya,” jelasnya.

