Pewarta: H Amir.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan , ST., MBA menghadiri kegiatan koordinasi dan evaluasi bersama forkopimda dan Dinas terkait – Badan Gizi Nasional du salah satu hotel di jalan RE Martadinata, Jum’at (10/04/26).
Pada kegiatan tersebut kehadiran Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA didampingi oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara dan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Asep Goparulloh.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, ST., MBA menyampaikan pafa kesempatan ini Saya mengajak kita semua mengetahui bahwa hari ini kita bersama sama menyiapkan masa depan Kota Tasikmalaya dan perhatian kita pada generasi yang akan menyambut Indonesia Emas 2045.
Karena itu, forum hari ini harus kita baca sebagai forum tanggung jawab. Forum untuk memastikan bahwa niat baik negara betul-betul sampai ke rakyat dengan aman, berdampak, dan memberi manfaat yang nyata.
Undangan dari Badan Gizi Nasional pun menegaskan bahwa pertemuan ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemantauan dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, dan itu artinya yang dibutuhkan hari ini bukan sekadar hadir, tetapi keseriusan kita semua untuk merapikan langkah bersama.
Bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya, Program Makan Bergizi Gratis Ini adalah ikhtiar semesta. Karena menyentuh gizi, pendidikan, dan ekonomi pada saat yang sama. Ketika anak-anak dapat gizi yang baik, mereka dapat belajar lebih fokus, pikiran yang lebih siap, dan semangat yang lebih terjaga.
Ketika ibu hamil, ibu menyusui, dan balita ikut diperhatikan, kita sedang menjaga fondasi kualitas generasi kita. Dan ketika bahan pangan lokal, pelaku usaha, serta UMKM ikut dilibatkan, kita sedang menghidupkan perputaran ekonomi warga yang ada di kota ini. Jadi MBG ini ibarat jembatan. Satu ujungnya ada di ruang kelas, ujung yang lain ada di dapur rakyat, dan di tengahnya ada harapan besar tentang masa depan bangsa.
Per 8 April 2026, Kota Tasikmalaya sudah memiliki 116 SPPG, dan 103 di antaranya sudah aktif. Penerima manfaatnya sudah mencapai 270.524 orang. Angka ini baiknya kita pahami dengan hati, bukan hanya dibaca dengan mata. Sebab di balik angka itu ada harapan dan ada kota yang sedang berusaha menyiapkan generasinya dengan lebih sungguh-sungguh. Laporan yang sama juga menunjukkan bahwa sasaran program ini mencakup siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Jadi yang sedang kita jaga memang kelompok-kelompok yang paling menentukan wajah Tasikmalaya di masa depan.
Baca Juga:Purwakarta Aman dan Maju, Kapolres Kawal Strategi Pembangunan 2027 di Musrenbang
Karena itu, program ini sangat terkoneksi dengan arah besar pembangunan Kota Tasikmalaya. Kita sedang membangun kota yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan. Di situ, kualitas sumber daya manusia menjadi pondasi. MBG punya kaitan yang sangat erat dengan upaya menekan stunting, mengangkat kualitas hidup, menjaga semangat belajar anak, dan menguatkan ekonomi domestik warga. Dalam bahasa yang lebih sederhana, kalau gizinya baik, anak-anak lebih siap belajar.

