Sehingga yang dibangun itu sesuai dengan kebutuhan dan betul-betul bisa menambah layanan di Puskesmas untuk masyarakat.
“Selain melakukan monev, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu, kami pun melakukan kunjungan ke rumah-rumah penduduk yang berada di Kampung Cigereung, RW II/RT 04, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes,”ungkapnya.
Menurutnya,melalui program Sapa Warga, saya bisa bertemu langsung dan mendengar keluh kesah warga. Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Mayoritas warga yang didatangi adalah ibu-ibu lansia dengan kondisi ekonomi serba kekurangan. Selain memberi bantuan sembako, pihaknya memastikan mereka sudah terdaftar sebagai penerima program bantuan sosial pemerintah,”imbuhnya.
Baca Juga:Ciamis Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak 7 Tahun Berturut-turut
Ia menambahkan,program Sapa Warga adalah bagian dari langkah strategis Pemkot Tasikmalaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan, sejalan dengan program lain seperti Tasik Bageur dan Bakul Tasik.
“Saat ini angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya berada di 11,01 persen. Target saya, dalam lima tahun ke depan bisa turun hingga 6 persen,” pungkasnya.

