Di salah satu pesantren terbaik di Tasikmalaya tersebut, Wapres menyaksikan langsung presentasi para santri yang menampilkan karya dan inovasi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robotik. Hal ini menegaskan pesantren sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya menanamkan nilai keagamaan, tetapi juga melahirkan generasi santri berwawasan teknologi.
Baca Juga:Alami Kecelakaan, Siswi SMP Satu Atap Bungurjaya Pondoksalam Purwakarta Diabaikan Pihak Sekolah
Pada kesempatan yang sama, Wapres juga meninjau fasilitas pelatihan AI dan robotik yang menjadi wujud nyata integrasi nilai-nilai keislaman dengan kemajuan teknologi. Kunjungan ini menyiratkan pesan kuat bahwa transformasi digital dapat tumbuh dari pesantren, berkembang dari daerah, dan berakar kuat pada budaya bangsa.
Usai rangkaian kunjungan di Pondok Pesantren Cipasung, Wapres bertolak kembali ke Jakarta.
Kunjungan Wapres ke Tasikmalaya menegaskan bahwa pembangunan Indonesia harus bergerak dari penguatan sektor-sektor dasar, seperti pasar rakyat, sekolah, rumah sakit, pesantren, hingga UMKM yang memadukan nilai tradisi, inovasi, dan berorientasi pada masa depan.(**).

