Wawalikota Tasikmalaya Diky Chandra Hadiri Rakor Tim P3S di Bandung, Juga Temui Kepala Bappeda Jabar, Bahas Akses Jalan Ke SMAN 11

Pewarta:H Amir.

Bandung,Hallo Berita Online.Com-Untuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta penanganan masalah stunting di Kota Tasikmalaya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara telah melaksanakan berbagai kegiatan, dimana salah satunya yakni menghadiri Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Penurunan Stunting di tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar di Gedung Sate Bandung pada Selasa (07/04/26).

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara lewat what’s app menjelaskan kehadirannya di kegiatan rapat koordinasi ini adalah sebagai bentuk komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta upaya dalam penanganan stunting di Kota Tasikmalaya.

Pada rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat H.Erwan Setiawan, S.E yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:Bupati dan Wakil Bupati Subang, Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dalam Rangka Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang

Pada rapat tersebut, untuk perbaikan gizi kami memberikan salah satu himbauan utama yaitu pengembangan ayam petelor. Syukur alhamdulillah Kota Tasikmalaya sudah ada program penbiakan ayam ras petelur (Paraslur)

Pengembangan ayam petelur sebagai sumber pemenuhan gizi masyarakat. Program ini dinilai sejalan dengan upaya peningkatan konsumsi protein hewani yang terjangkau.

Di Kota Tasikmalaya sendiri, program “Paras Lur” yang berfokus pada pembiakan ayam ras petelur telah mulai berjalan dan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kegiatan rapat Koordinasi tersebut, bapak Wakil Gubernur Jawa Barat menekankan bahwa penyebab stunting tidak hanya berkaitan dengan faktor gizi, tetapi juga dipengaruhi oleh sanitasi dan akses air minum yang layak.

Wagub pun mengingatkan seluruh daerah di Jawa Barat agar tidak terlena dengan capaian yang telah diraih. Meski angka stunting di Jawa Barat menunjukan tren penurunan, kerja kolaboratif lintas sektor harus terus di perkuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *