Wawalkot Tasik, Diky Chandra Bersama Senator Komeng Hadiri Penyaluran Bantuan ATENSI Terpadu Di Kecamatan Tawang

Pewarta:H Amir.

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com- Bertempat di Gedung Juang Kota Tasikmalaya telah dilaksanakan kegiatan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Terpadu terdiri atas penyaluran nutrisi, kewirausahaan dan pemeriksaan kesehatan bagi PPKS di Kecamatan Tawang, Senin (30/03/26).

Kegiatan tersebut tampak dihadiri oleh Anggota DPD RI Alfiansyah Bustomi atau Komeng, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Heri Ahmadi, S.Pd.I, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H Undang Syafrudin, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Hj Evi Silvia ni serta tamu undangan lainnya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Sentra Terpadu Pangudi Luhur di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang selama ini telah menunjukkan komitmen nyata dan konsisten dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Bagi Kota Tasikmalaya, kehadiran Sentra Terpadu Pangudi Luhur benar-benar menjadi mitra strategis dalam memperkuat penanganan kesejahteraan sosial, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta menghadirkan bertian ATENSI bagian Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) secara lebih dekat, terarah, dan menyentuh kebutuhan warga Kolaborasi seperti inilah yang kami pandang sangat penting, karena menghadirkan negara secara nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Tol Cipali di Subang, Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar 

Penanganan PPKS di Kota Tasikmalaya selama ini berjalan melalul skema pembiayaan yang saling menguatkan, baik dari APBN maupun APBD Kota Tasikmalaya, Berdasarkan laporan capaian layanan Tahun 2025, jumlah PPKS yang telah ditangani melalui APBN sebanyak 217 yang terdiri dari (10 Anak, 3 Kelompok Rentan, 144 Lanjut Usia dan 60 Penyandang Disabilitas), dan melalui APBD Kota Tasikmalaya sebanyak 690 yang terdiri dari (80 Anak, 40 Kelompok Rentan, 470 Lanjut Usia dan 100 Penyandang Disabilitas). Angka-angka ini menunjukkan bahwa pelayanan sosial tidak berjalan sendiri, melainkan ditopang oleh kolaborasi fiskal dan komitmen bersama lintas level pemerintahan

Dari sisi penguatan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), Kota Tasikmalaya saat ini memiliki Pekerja Sosial Profesional sebanyak 4 orang, dan diperkuat oleh jejaring PSKS yang menjadi tangan-tangan kepedulian di masyarakat, mulai dari LK3, UPTD PPA, TKSK, PSM, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak baik dalam maupun luar panti non-pemerintah, lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia luar panti non-pemerintah, lembaga kesejahteraan sosial disabilitas mental atau ODGJ non-pemerintah, hingga organisasi masyarakat non-profit di bidang kesejahteraan sosial. Ini penting saya sampaikan, karena pelayanan sosial yang kuat bukan hanya soal anggaran, tetapi juga soal ekosistem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *