Wawalkot Tasik Diky Chandra, Menyayangkan di Giat Musrenbang Sektoral Sejumlah Dinas Tidak Hadir

Saya marah itu lebih kepada
1. Agar Warga yg mau ketemu tidak di berita harapan palsu oleh oknum sekaligus hindari fitnah karena sang oknum bilang ke warga ” Wakil yg wakili” tanpa konfirmasi jadwal ke wakil.

2. Saya merasa harus tegas agar semua ASN ikuti alur yang ada sesuai aturan perundang-undangan

3. Bila sudah lebih dari 3 kali kesalahan… Harus ditindak untuk efek jera dan jadi contoh buat yang lain agar lebih baik lagi.

Dengan gaya filosofis yang khas, Diky mengibaratkan masalah internal seperti penyakit yang harus diobati, bukan disembunyikan.

Kalau ada borok di hidung kita lalu orang membicarakannya, yang utama itu obati boroknya, bukan menyuruh orang diam.

Baca Juga:Safari Ramadhan Perdana 1447 H di Kecamatan Sukasari, Bupati Subang Kang Rey: Targetkan RSUD Pantura Selesai 2028

Meski sejumlah dinas absen, Musrenbang tetap dilanjutkan sesuai agenda dan tupoksi yang ada.

“Jalani saja apa yang bisa dijalani. Kecewa iya, tapi ya sudahlah. Senyum saja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *