Wakil Wali Kota Tasik Melepas Sanggar Tari Dewa Motekar Ke Thailand Ikuti International Cultural Exchange

Pewarta:H Amir

Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara melepas tim dari Sanggar Tari Dewa Motekar untuk membawa nama Kota Tasikmalaya ke panggung Internasional dalam rangka mengikuti ajang kompetisi dan pertukaran budaya Festival Cultural Exchange di Thailand.

Kegiatan pelepasan di laksanakan di halaman Kantor Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Selasa (27/01/26) dan tampak dijadiri pula oleh Sekretaris Disporabudpar Kota Tasikmalaya, H Nanang Suhara, Kabag Prokopim Setda Kota Tasikmalaya serta tamu undangan lainnya.

Rd Diky Candranegara menyampaikan apresiasi kepada Sanggar Tari Dewa Motekar, karena kegiatan mengikuti festival ini bukan yang pertama kali di ikuti.Tapi sudah ke sekian kalinya membawa nama Kota Tasikmalaya

Para seniman merupakan duta terdepan yang selama ini konsisten mengharumkan nama daerah di tingkat global.

Baca Juga:Jaga Kesehatan dan Kebersamaan, Kajati Jabar Resmikan Gedung IAD dan Lapangan Tenis Kejari Cianjur

“Mereka sudah berulang kali mencetak prestasi dan membawa nama baik Kota Tasikmalaya ke luar negeri,”ungkapnya.

Dikatakannya,para pelaku seni kerap melangkah lebih cepat dalam memperkenalkan identitas Tasikmalaya ke dunia internasional, bahkan sebelum pemerintah daerah dikenal secara luas.

“Saya sangat hormat kepada mereka. Jangan sampai kita mengira Tasik tidak punya prestasi. Faktanya, banyak warganya yang dikenal hingga tingkat internasional”, ujarnya.

Menurutnya,sanggar dewa motekar hanyalah satu dari sekian banyak potensi seni dan budaya yang dimiliki Kota Tasikmalaya. Mulai dari kelompok seni tradisional hingga atlet berprestasi, semuanya telah berkontribusi mengangkat nama daerah di berbagai forum dunia.

Baca Juga:Siswi Kelas 5A SDN 1 Lewo Kota Tasik Siap Berlaga di Kejuaraan Taekwondo Pangandaran Series 2

“Dukungan pemerintah tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk anggaran, tetapi juga melalui kehadiran, perhatian, dan dukungan moral.Minimal kita hadir dan menyemangati. Orang tua mereka di pemerintahan tidak boleh duduk diam,” jelasnya.

Esensi seni yang sesungguhnya. Ia menilai, kekuatan sebuah karya seni tidak hanya terletak pada teknik, tetapi juga pada ketulusan ekspresi dan kekompakan para pelakunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *