Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

4. Tokoh Perempuan dan TP PKK: Mendorong peran perempuan serta mengedukasi kesehatan reproduksi, gizi keluarga, dan pencegahan stunting.

5. Tokoh Pemuda: Menjadi agen perubahan dan pelopor kepedulian remaja terhadap kesehatan reproduksi.

6. Kader dan Penyuluh KB: Berperan sebagai garda terdepan pelayanan dan pendampingan masyarakat.

Baca Juga:Hadiri Pembinaan dan Evaluasi Monitoring Forkofimda, Wabup Sumedang: Ciptakan Kenyamanan, Keamanan Masyarakat

7. Tenaga Kesehatan dan Mitra: Memberikan pelayanan KB yang aman dan berkualitas secara lintas sektor.

8. Cendekiawan dan Akademisi: Memberikan kajian, riset, serta rekomendasi berbasis data untuk inovasi kependudukan.

Adapun pelaksanaan sosialisasi ini bersifat fleksibel dan dapat dijangkau di berbagai lokasi, mulai dari kantor pemerintahan (kecamatan/desa), lingkungan masyarakat (posyandu, kampung KB, balai warga), sarana keagamaan (masjid, pesantren, majelis taklim), fasilitas kesehatan (puskesmas, klinik), hingga lingkungan pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi).

Bentuk kegiatannya pun bervariasi, mulai dari tatap muka, diskusi kelompok, dialog tokoh, penyuluhan, seminar, hingga pemanfaatan media sosial dan digital.

Pengenalan Maskot “Sosis Silikon” dan Edukasi Metode Kontrasepsi
Sebagai daya tarik edukatif, DPPKB Purwakarta turut memperkenalkan maskot “Sosis Silikon” (Sosialisasi Silikon).

Baca Juga:Kajati Jabar Didampingi Wakajati Kunker ke Kajari Cimahi dan Kota Bandung, Tinjau Kondisi Kantor dan Sarana Prasarana

Maskot ini merepresentasikan figur pelindung keluarga yang ramah, matang, dan penuh semangat mengampanyekan Program Bangga Kencana dengan pendekatan modern.

Di samping itu, sosialisasi ini juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) guna membantu pasangan usia subur merencanakan kehidupan berkeluarga, mengatur jumlah anak dan jarak kelahiran yang ideal, demi mewujudkan keluarga kecil bahagia menuju Indonesia Emas.

Masyarakat juga diperkenalkan dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan, yang meliputi: AKDR/IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), Implan (batang kecil di bawah kulit lengan), Suntik hormon berkala, Pil KB rutin, Kondom, MOW/Tubektomi (kontrasepsi mantap wanita) dan MOP/Vasektomi (kontrasepsi mantap pria).

Dengan berlandaskan pada regulasi nasional seperti UU No. 52 Tahun 2009, Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, hingga Peraturan Bupati Purwakarta terkait Program Bangga Kencana, kegiatan ini mengusung pesan bersama: “BERSAMA TOKOH, BERSAMA KELUARGA”.

Acara ditutup dengan gelora semangat khas daerah: “Berencana Itu Keren, Keluarga Berkualitas untuk Purwakarta Istimewa.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *