Diky Chandra : Lomba Qasidah Rebana yang Digelar Lasqi NJ, Wadah Lestarikan Seni Budaya Islam

“Jadi Alhamdulillah bila musik qasidah Tasik bisa menggema dan bagus-bagus, bisa ada regenerasi,” katanya.

Baca Juga:Kembali Torehkan Prestasi, Pemkab Purwakarta Raih Penghargaan Jamsostek Award Tingkat Jabar Tahun 2026

Menutup sambutannya dengan cara yang unik dan menghibur, Wawali melantunkan sedikit lagu qasidah “Abdi rombongan tagoni ti awi pari.” serta lagu “Perdamaian perdamaian.” Walau hanya sepenggal, tamu undangan dan peserta tampak bahagia dan bertepuk tangan. Hal itu menunjukkan bahwa salah satu pimpinan daerah masih tidak melupakan warisan budaya religi tagoni atau qasidah yang menjadi ciri khas Tasikmalaya.

Sementara, Ketua LASQI Nusantara Jaya Kota Tasikmalaya, H. Dadang Sukanda, menjelaskan bahwa lomba qasidah kali ini diikuti oleh 22 peserta atau grup qasidah yang berasal dari 10 kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya. Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi meski kegiatan ini sempat vakum beberapa tahun.

“Digelarnya kembali lomba qasidah ini menjadi upaya untuk menumbuhkan kembali semangat para penggiat seni qasidah di Kota Tasikmalaya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih mengenalkan seni qasidah kepada generasi muda, terlebih Tasikmalaya dikenal sebagai Kota Santri,”ujarnya.

Baca Juga:Hadiri Rakor TKPK, Wawalikota Tasikmalaya, Diky Chandra Sampaikan Beberapa Pesan

Menurutnya,meski sempat vakum, kegiatan lomba qasidah ini kembali digelar dalam upaya menumbuhkan kembali para penggiat seni qasidah, dan lebih mengenalkan seni qasidah kepada generasi muda.

“Kami berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terhadap perkembangan seni qasidah di Kota Tasikmalaya,”ungkapnya.

Ia mengapresiasi beberapa kelurahan yang telah mengalokasikan anggaran Dana Kelurahan untuk kegiatan pelatihan seni qasidah.

Baca Juga:Warga Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Keluhkan Infrastruktur Jalan

“Sehingga masing-masing RW mendapatkan bantuan alat qasidah rebana. Hal ini dinilai sangat membantu pelestarian seni religi tersebut,”kata Ketua LASQI Nusantara Jaya Kota Tasikmalaya, H. Dadang Sukanda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *