Disdikpora Pangandaran Gelar FTBI 2026, Bahasa Ibu Jadi Bekal Generasi Muda

Menurutnya, FTBI tidak semata-mata harus dipandang sebagai ajang perlombaan untuk mencari juara.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembelajaran bagi guru maupun peserta didik.

Harapan simkuring ti Disdikpora Kabupaten Pangandaran, mudah-mudahan kegiatan FTBI anu dilaksanakeun taun 2026 di SDN 4 Cijulang ieu sanés wungkul kagiatan lomba, tapi janten bahan evaluasi kanggo guru sareng murangkalih didik,” katanya.

Baca Juga:Sebanyak 894 Mahasiswa Baru Universitas Sangga Buana YPKP Bandung Ikuti PKKMB Tahun 2026

Ia berharap pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti FTBI dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan serta pelestarian bahasa ibu di Kabupaten Pangandaran.

“Ku kituna, kapayunna tiasa janten bekel sareng tiasa manfaat kanggo kahareupna,” pungkasnya.

Pelaksanaan FTBI diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Pangandaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *