“Saya ingin menegaskan bahwa pembelajaran STEAM bukan hanya untuk sekolah yang memiliki fasilitas teknologi canggih,” ujar Bupati Cecep.
Ia berharap festival STEAM dapat menjadi bukti bahwa dukungan pemerintah mampu diterjemahkan menjadi kegiatan pembelajaran yang produktif, peningkatan kualitas pendidikan.
“Festival STEAM ini hendaknya menjadi salah satu bukti bahwa dukungan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi kegiatan pembelajaran yang produktif, kreatif, dan berdampak,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikdasmen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tasikmalaya beserta jajaran, Wakil Ketua PGRI, Ketua MKPS, Ketua KKPS, Ketua K3S, Ketua IGTKI, Ketua HIMPAUDI, para pengawas sekolah, kepala sekolah jenjang SD dan SMP di lingkungan Kab. Tasikmalaya, serta tamu undangan lainnya.

