Kegiatan FTBI ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menggali dan mengembangkan bakatnya, khususnya dalam bidang bahasa dan budaya.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung sportivitas,” ujar Sopi.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya dilihat dari siapa yang menjadi juara, tetapi juga dari keberanian dan pengalaman yang diperoleh para peserta selama mengikuti perlombaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kecintaan terhadap bahasa ibu dan budaya daerah semakin tumbuh di kalangan generasi muda,” pungkasnya.
Kegiatan FTBI tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bahasa serta budaya daerah sebagai bagian dari identitas masyarakat.

