A. Tari payung mahasiswi unsil
B. Ada adegan tarung angklung sered
C. Ada cerita pendek disertai pertarungan silat jawara yang terbawa hawa nafsunya hingga akhirnya Saya diminta masuk melerai dan mempersatukan mereia dan berikan sambutan di akhiri acara dan simpulkan siapa jawara sukapura sesungguhnya adalah mereka yang bisa menaklukan hawa nafsunya. Bukan yang dikendalikan hawa nafsunya. Ini sambutan unik pertama kalinya karena saya jadi seolah ikut dalam pagelaran.
Kami juga kagum dengan gelar anak- anak kecil anggota Perisai Diri yang muncul sebagai investasi Kota Tasik dalam olah raga bela diri yang apik dilanjutkan pintonan terus atraksi Barongsai sebagai wujud kebersamaan dan toleransi.
Pesan agar kita menyadari bahwa keberagaman adalah kekuatan bila ada persatuan namun keberagaman akan jadi ancaman bila dipimpin ego atau nafsu yang tak terkendali. Tidai ada yang salah dengan syahwat, nafsu atau keinginan .
“Yang salah adalah saat kita dikendalikan bukan mengendalikan diri. Selamat buat perisai diri terua berkarya nyata . Acaranya keren,”tandasnya.

