“Olahraga bersama seperti ini bukan hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Ketika komunikasi antarunsur terjalin dengan baik, sinergi dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat juga semakin kuat,” ujarnya.
Kegiatan tidak berhenti setelah peserta mencapai garis akhir. Usai jalan sehat, rangkaian dilanjutkan dengan “Ngosrek Istimewa” dan aksi kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dengan mengajak peserta untuk turun langsung menjaga kebersihan kawasan.
Aksi tersebut sekaligus memberikan pesan bahwa lingkungan yang sehat tidak cukup hanya dengan berolahraga, tetapi juga perlu dirawat bersama. Sampah yang dikelola dengan baik, saluran air yang bersih, dan lingkungan yang tertata menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang hidup yang nyaman bagi masyarakat.
Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga merupakan modal penting dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kebersamaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana. Jalan sehat memperkuat kesehatan dan silaturahmi, sementara aksi kebersihan mengajarkan bahwa menjaga lingkungan juga merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Menurutnya, masyarakat dapat memulai budaya hidup sehat dan peduli lingkungan dari kebiasaan sederhana, seperti rutin berolahraga, menjaga kebersihan sekitar rumah, tidak membuang sampah sembarangan, serta aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.
Melalui Jalan Sehat Milad KAHMI ke-60 tersebut, semangat “Bangkit Bersama, Bersinergi Sehatkan Negeri” tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga diwujudkan melalui kebersamaan, olahraga, silaturahmi, dan aksi nyata menjaga lingkungan.

