Selama dua tahun menjabat, wali kota belum menunjukkan keberhasilan dan hanya jalan di tempat. Program-program yang dijalankan belum dirasakan dampaknya bagi masyarakat,” teriak salah seorang orator di atas mobil komando.
Massa menyoroti beberapa persoalan yang masih terjadi di Kota Tasikmalaya, mulai dari persoalan kemiskinan, pengangguran, infrastruktur, hingga persoalan kebersihan kota yang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.
Mereka juga mempertanyakan komitmen pemerintah dalam merealisasikan janji-janji kampanye yang dinilai belum terealisasi hingga saat ini. Oleh karena itu, mereka mendesak adanya evaluasi total terhadap kinerja eksekutif dan legislatif.
Aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota masih bersiaga di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi. Pihak kepolisian mengimbau agar massa tetap melakukan aksi secara damai dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan semua pihak.
Baca Juga:SMPN 50 Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Jadi “Buruan Saé”
Setelah menunggu sekian lama akhirnya masa aksi ditemui oleh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H.Asep Goparulloh, M.Pd.
Dalam penjelasannya ke awak media, H Asep Goparulloh, mengatakan pada prinsipnya dirinya atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya mengucapkan terimakasih kasih ada kontrol dari rekan-rekan mahasiswa.

Dari hasil pertemuan antara saya dan para mahasiswa ada komunikasi, dimana para mahasiswa ini ingin bertemu dengan pak Wali Kota, pak Kapolres dan juga Ketua DPRD, dengan adanya keinginan tersebut tentunya akan kami agendakan.
“Agenda tersebut kami rencanakan akan di adakan pada minggu depan, dimana pada kegiatan tersebut akan kita undang untuk bersilaturahmi seperti yang diinginkan oleh rekan-rekan mahasiswa, “jelasnya.

