Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di masyarakat.
“Saya titip agar Pilkades berjalan dengan aman dan kondusif. Saya memahami akan ada perbedaan pendapat, namun jangan sampai perbedaan tersebut memecah belah kita,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih, tetap memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun desa dan memajukan Kabupaten Subang.
“Siapa pun nanti yang terpilih, semua masyarakat tetap memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu membangun desa dan memajukan Kabupaten Subang,” tuturnya.
Baca Juga:Bupati Didampingi Wabup Tasikmalaya Lepas Sebanyak 274 Atlet Kontingen Porprov Jabar XV 2026
Lebih lanjut, Kang Rey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pilkades Serentak Tahun 2026 sebagai momentum untuk menjalankan demokrasi serta mampu melahirkan pemimpin desa yang amanah, berintegritas, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Mari kita jadikan Pilkades Serentak 2026 sebagai bukti bahwa masyarakat Kabupaten Subang mampu menjalankan demokrasi secara dewasa, damai, dan bermartabat, sekaligus melahirkan pemimpin desa yang amanah, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Subang, Wakil Bupati Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, unsur Forkopimda Kabupaten Subang, serta perwakilan calon kepala desa turut menandatangani Deklarasi Damai Pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Subang Tahun 2026.
Turut hadir pada kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala DPMPD Kabupaten Subang, para Kepala OPD Kabupaten Subang, TP2D Kabupaten Subang, para camat se-Kabupaten Subang, para Forkopimcam se-Kabupaten Subang, para calon kepala desa, para ketua panitia Pilkades se-Kabupaten Subang, serta para ketua BPD se-Kabupaten Subang.

