“Tema ini mengingatkan kita bahwa 10 program pokok PKK harus terus kita kuatkan, bukan hanya sebagai program kerja tetapi sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga, karena kalau bicara tentang PKK sebenarnya kita sedang bicara tentang keluarga dan semuanya dimulai dari keluarga,”ujar Samantha.
Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Anjani Reynaldy, S.IP., menyampaikan bahwa PKK harus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat
“Jaringan yang kuat menjadikan TP PKK memiliki jangkauan yang luas dan efektif dalam mengimplementasikan berbagai program pemerintah hingga ke tingkat keluarga. Oleh karena itu, kita dapat memperkuat semangat gotong-royong, kebersamaan dan pemberdayaan serta kemandirian keluarga,”katanya.
Baca Juga:Senang, Anak Yatim Diajak Jalan-Jalan ke Situ Panjalu Ciamis Oleh LSM PADI, Ini Bentuk Kebersamaan
Ia juga menyampaikan bahwa peran PKK Subang dalam mendukung Asta Cita dalam mewujudkan Indonesia emas tahun 2045, yaitu dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan kesehatan dan gizi keluarga, mencegah stunting, pendidikan dan keterampilan pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM, ketahanan pangan, perlindungan perempuan dan anak, kepedulian terhadap lingkungan hingga penguatan karakter dan ketahanan keluarga.
Pada HKG tersebut juga dilaksanakan _talkshow_ edukasi dan peningkatan literasi belanja bijak, perluasan digitalisasi pembayaran dan mitigasinya, serta kampanye cinta, bangga dan paham rupiah. _Talkshow_ tersebut menghadirkan pembicara dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta Ikatan Psikolog Klinis (IPK).
Terakhir, dilaksanakan penyerahan piagam Adhi Bakti Utama sebagai penghargaan atas dedikasi kepada pengurus PKK yang mengabdi lebih dari 20 tahun. Selanjutnya Apresiasi _pilot project_ Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi
(GELARI PELANGI) tahun 2025.

