Lurah Teluk Dalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-27

Kabupaten Pelalawan juga disebut telah menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang berkembang dan mampu sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau. Selain itu, Pelalawan turut memberikan kontribusi dalam pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional.

Dalam sambutan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Pelalawan yang menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pelalawan tercatat sebesar 4,96 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sebesar 4,76 persen.

Baca Juga:Senang, Anak Yatim Diajak Jalan-Jalan ke Situ Panjalu Ciamis Oleh LSM PADI, Ini Bentuk Kebersamaan 

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Pelalawan tercatat sebesar 2,42 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Riau yang mencapai 4,06 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pelalawan juga mengalami peningkatan, dari 75,25 poin pada 2024 menjadi 75,80 poin pada 2025.

Capaian tersebut menempatkan IPM Pelalawan dalam kategori tinggi. Di bidang kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan Kabupaten Pelalawan mengalami penurunan dari 8,49 persen pada 2024 menjadi 7,24 persen pada 2025. Untuk menekan angka kemiskinan dan membantu masyarakat yang membutuhkan, pemerintah daerah menjalankan sejumlah program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi. Di antaranya, bantuan kepada 5.672 anak yatim dengan alokasi anggaran sebesar Rp16,886 miliar.

Pada 2026, pemerintah daerah juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah berupa dua stel seragam bagi anak yatim dan anak dari keluarga miskin, masing-masing untuk 2.600 siswa SD dan 1.600 siswa SMP, dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,428 miliar.

Baca Juga:Kodim 0610/Sumedang Bersama Baznas Percepat Rehab Sebelas RTLH, Salah Satunya di Kecamatan Surian

Selain itu, terdapat bantuan bagi 500 orang lanjut usia (lansia) dengan anggaran Rp1,5 miliar serta program perbaikan rumah layak huni sebanyak 26 unit dengan anggaran Rp2,1 miliar melalui dukungan APBD. Program perbaikan rumah layak huni tersebut juga didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari APBN. Dalam program BSPS, Kabupaten Pelalawan memperoleh alokasi bantuan sebanyak 422 unit rumah.

Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk bantuan di bidang pertanian dan perikanan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui peringatan Hari Jadi Kabupaten Pelalawan ke-27 ini, semangat kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjaga dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pelalawan.

Upacara berlangsung sebagai momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan Kabupaten Pelalawan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Sumber Media Center Pelalawan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *