Menurutnya, pada Porprov Jabar tahun ini, kami optimistis menargetkan 24 medali emas. Ia yakin dengan kekompakan pengurus KONI, pelatih, dan atlet, Kota Tasikmalaya mampu meraih prestasi lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya.
“Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali. Untuk medali emas akan diganjar Rp100 juta, medali perak Rp50 juta, dan medali perunggu Rp25 juta. Bonus tersebut akan dianggarkan pada APBD tahun 2027 setelah Porprov selesai,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Tasikmalaya Anton Suherlan, S.Pd., menjelaskan Porprov XV Jawa Barat 2026 akan berlangsung mulai 28 Oktober hingga 20 November 2026. Pesta olahraga terbesar di Jabar ini akan dipusatkan di Kota Bekasi dan beberapa daerah lainnya sebagai tuan rumah pendukung.
Kota Tasikmalaya mengirimkan total 566 kontingen dengan 37 cabang olahraga. Rinciannya 355 atlet, 83 pelatih, 41 manajer, 24 mekanik, dan 63 official.
“Adapun untuk tempat pertandingan kontingen Kota Tasikmalaya tersebar di beberapa daerah. Yakni Kota Bekasi 19 cabor, Kota Bogor 12 cabor, Kota Depok 6 cabor, Kota Bandung 4 cabor, Kabupaten Bogor 2 cabor, dan Kabupaten Bekasi 1 cabor,”jelasnya.
Selain itu, kata Anton, ada beberapa cabor yang bertanding di luar kota tersebut, seperti balap kuda di Pangandaran, Sepeda BMX di Ciamis, Layar dan Selancar Ombak di Indramayu, serta Menembak Indoor di Cimahi.
Kalau bicara target di Porprov mendatang harus ada dasarnya, nah dasarnya itu dari Babak Kualifikasi Porprov, dimana pada Babak Kualifikasi itu Kota Tasikmalaya mendapat sebanyak 23 emas. Peringkat itu yang menentukan adalah akan peraihan emas oleh para atlet .
“Saat sambutan didepan para atlet tadi pun saya menjanjikan kepada para atlet yang dapat metakb emas akan mendapat bonus, sebesar Rp 10 juta, “pungkasnya.

