Depidar SOKSI Jabar Dorong Kader Terus Berkarya
Ketua Depidar SOKSI Jawa Barat, H. Yomanius Untung, S.Pd., M.M., memberikan motivasi kepada jajaran SOKSI Kabupaten Tasikmalaya agar terus memperkuat peran organisasi melalui karya nyata bagi masyarakat.
Ia menyebutkan, kader SOKSI memiliki kontribusi dalam struktur kepengurusan Partai Golkar dan mendorong organisasi tersebut terus berkarya untuk kemajuan bangsa, masyarakat, serta partai. “Partai Golkar, 25 persen kepengurusannya adalah dari SOKSI.
Maka kami mendorong SOKSI Kabupaten Tasikmalaya terus berkarya untuk kemajuan bangsa, masyarakat dan Partai Golkar,” kata Yomanius.
Sementara itu, Dewan Pertimbangan SOKSI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si., menekankan pentingnya konsistensi organisasi dalam menjalankan peran politik sekaligus pengabdian sosial kepada masyarakat.
Menurut Erry, perkembangan SOKSI sangat ditentukan oleh kemampuan kader menghadirkan karya nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“SOKSI bisa berkembang manakala teman-teman SOKSI mampu mewujudkan pengabdiannya di tengah-tengah masyarakat melalui karya dan kekaryaannya,” ungkapnya.
Erry berharap SOKSI Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Aang Budiana semakin maju dan mampu memperluas kontribusinya, terutama dalam membuka lapangan kerja serta membangun kemitraan strategis dengan pemerintah.
Baca Juga:Hindari Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Disdikpora Cianjur Perpanjang PJJ Bagi Siswa
“SOKSI fokus bagaimana membuka lapangan kerja. Karena memang SOKSI itu ruhnya bersumber dari karya dan kekaryaan,” tegasnya.
Ia menilai, orientasi pada karya nyata menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap organisasi.
Golkar Targetkan Kader Berkualitas dan Kemenangan Pemilu 2029

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, Imam Mudofar, yang hadir mewakili Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya, M. Arief Arseha, mendorong SOKSI menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurut Imam, penguatan kader tidak cukup hanya melalui pemahaman politik, tetapi juga harus disertai kemampuan memahami dunia kerja, persoalan sosial, serta tantangan pembangunan daerah.
Baca Juga:SMPN 50 Bandung Ubah Lahan Terbengkalai Jadi “Buruan Saé”
“SOKSI dapat melahirkan kader terbaik bukan hanya paham politik saja, tetapi mengerti dunia kerja, permasalahan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.
Imam juga menegaskan hubungan historis antara SOKSI dan Partai Golkar sebagai salah satu fondasi untuk memperkuat kerja sama organisasi dalam mencapai tujuan politik.
Ia berharap SOKSI dapat menjadi pilar penting dalam memperkuat konsolidasi partai, menyiapkan kader berkualitas, dan meningkatkan dukungan masyarakat menjelang Pemilu 2029.
“Sudah menjadi mimpi banyak kader dan keluarga besar Partai Golkar ke depan di Kabupaten Tasikmalaya, kita menargetkan ingin mempunyai perwakilan eksekutif,” tambahnya.
Melalui Muscab VI, pendidikan kader bangsa, dan peringatan HUT ke-66, SOKSI Kabupaten Tasikmalaya diharapkan mampu memperkuat regenerasi kepemimpinan, meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan Partai Golkar.
Dengan demikian, konsolidasi organisasi tidak hanya diarahkan untuk memenuhi agenda internal, tetapi juga untuk memperkuat kontribusi SOKSI dalam pembangunan daerah dan menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

