Pewarta:H Amir.
KOTA TASIK,HALLO BERITA ONLINE.COM-Bersholawat dan berdoa bersama mengingatkan kita bahwa membangun kota juga tumbuh dari sikap saling menghormati, kepedulian kepada sesama, dan nilai agama yang dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Asisten Daerah 1 Setda Kota Tasikmalaya, Drs.Ade Hendar, MM., dalam sambutannya membacakan sambutan tertulis Wali Kota Tasikmalaya,saat menghadiri kegiatan Mangkubumi Bersholawat dan Tabligh Akbar di halaman Masjid Besar Kecamatan Mangkubumi, Selasa malan (27/10/26)
Tema Hari Jadi tahun ini, “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”, dekat dengan kehidupan kita. Langkah santun berarti menjaga tutur kata, menghargai perbedaan, dan merawat persaudaraan. Jiwa tangguh berarti terus berikhtiar menghadapi tantangan dengan kebersamaan dan doa.
Baca Juga:Sosialisasi Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Purwakarta Edukasi Masyarakat Lewat Radio
Memasuki usia ke-25, masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan. Capaian yang diraih patut disyukuri dan menjadi penyemangat menuju usia ke-26. Pemerintah Kota terus berikhtiar, dan hasilnya perlu kita jaga agar manfaatnya dirasakan masyarakat.
Di bidang ekonomi (Tasik Pelak), Gerakan Pangan Murah telah dilaksanakan 30 kali sepanjang 2026. Pelatihan keterampilan diikuti 200 peserta di bidang usaha dan industri kreatif; kelompok tani, perikanan, dan peternakan mendapat pendampingan. Kota Tasikmalaya juga mempertahankan TPID Award sebagai TPID berkinerja terbaik di Jawa-Bali selama dua tahun berturut-turut. Ikhtiar ini mendukung usaha warga, ketersediaan pangan, dan harga yang terjangkau.
Dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, data Pemkot per 17 Agustus 2026 mencatat 141 SPPG, 246.212 penerima manfaat, dan 5.528 relawan. Di salah satu dapur di Indihiang, sekitar 75 persen bahan baku berasal dari Kota Tasikmalaya dan 47 tenaga kerja merupakan warga setempat. Contoh ini menunjukkan ruang bagi pemasok dan pekerja lokal, dengan mutu serta keamanan pangan tetap dijaga.
Di bidang pendidikan (Tasik Pintar), bahan Pemkot pada Agustus 2026 mencatat 2.800 anak kembali mengakses pendidikan melalui penanganan Anak Tidak Sekolah. TK Negeri Rakyat memberi pendidikan prasekolah gratis kepada 850 anak dari keluarga Desil 1 dan 2. Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 berjalan dengan 62 siswa, dan 60 siswa baru disiapkan untuk 2026/2027. Bantuan pendidikan diberikan kepada 422 siswa SD dan 462 siswa SMP. Ikhtiar kita ialah membuka kembali kesempatan belajar bagi anak-anak.
Di bidang kesehatan (Tasik Gemas), Kota Tasikmalaya meraih UHC Award 2026 kategori Pratama. Hingga Agustus, Cek Kesehatan Gratis melayani 282.491 jiwa atau 92,89 persen menurut bahan Pemkot. Angka kemiskinan 2026 tercatat 9,34 persen, turun dari 10,84 persen pada 2025 atau 1,50 poin persentase. Capaian ini patut disyukuri dan diteruskan dengan bantuan serta pemberdayaan yang tepat sasaran

