“Anak-anak kami datang ke Pelalawan untuk menuntut ilmu. Insyaallah nantinya akan ada yang menjadi pemimpin, pengusaha maupun orang-orang yang berkontribusi di daerahnya. Kami berharap, meskipun nanti kembali ke daerah masing-masing, Kabupaten Pelalawan tetap menjadi bagian dari perjalanan dan kenangan dalam proses pendidikan adik-adik semua.” katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar menjalani proses pendidikan dengan serius, disiplin dan sungguh-sungguh. Masa perkuliahan, menurutnya, bukanlah waktu yang singkat sehingga harus dimanfaatkan untuk membangun pengetahuan, karakter dan pengalaman.
“Kalau ingin menjadi orang sukses, harus ada kesungguhan. Waktu yang dijalani di perguruan tinggi bukan waktu yang sebentar. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, membangun karakter dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.” pesan Husni.
Baca Juga:Prof. Diana Sari Rektor Baru USB Bandung, Target Kembalikan Kejayaan USB Masa lalu
Selain itu, Wabup mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan PKKMB dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai pendidikan dan tidak diwarnai kekerasan. Ia berharap proses pengenalan kehidupan kampus menjadi pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa baru dalam memasuki dunia perguruan tinggi.
Husni juga menyampaikan apresiasi terhadap ITP2I yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Pelalawan. Ia berharap lulusan ITP2I nantinya mampu bersaing dan memberikan kontribusi bagi pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pembukaan PKKMB tersebut turut dihadiri Rektor sekaligus pendiri Kabupaten Pelalawan Prof. T. Dahril, Ketua Yayasan ITP2I Tengku Zulmizan, jajaran pimpinan perguruan tinggi, dosen, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan serta mahasiswa baru ITP2I Tahun Akademik 2026/2027.(MC.Pelalawan).

