Pembangunan TPT di Cibitung Dua Serang Panjang Dikerjakan Rekanan Disorot, Dugaan Minim Pengawasan, Pekerja Tidak Memakai APD dan Kualitas Pekerjaan Asal-asalan

Pewarta:Yandi.

Subang,Hallo Berita Online.Com- Diduga melanggar keselamatan para pekerja dan kurangnya pengawasan para pekerja melalaikan alat pelindung diri (APD), dalam pelaksanaan pembangunan TPT yang berlokasi di Kampung Cibitung Dua RT 26, RW 06, Desa Ponggang, Kecamatan Serang panjang, Kabupaten Subang, Minggu (26/072026).

Adanya proyek pengerjaan tembok penahan tanah atau (TPT) yang berlokasi di Kp.Cibitung Dua, Serang panjang yang di kerjakan oleh Cv Tangguh Berisi Sauyunan bernilai Rp, 94.805. 000,00 nomor kontrak. 600.1.10/bp jemb-DPUPR/SPK/VI/2026, dinilai kurangnya pengawasan dari Dinas PUPR Kota Subang, dan pekerjaannya pun asal-asalan tanpa galian pondasi asal pasang saja, tanpa galian pondasi yang tertanam kuat ke dalam tanah. TPT tidak memiliki daya dukung untuk menahan beban tekanan tanah di belakangnya.

Risiko runtuh struktur mudah bergeser, miring, atau ambruk dalam waktu singkat.Karena berdiri di atas permukaan tanah datar tanpa cengkeraman pondasi yang memadai.

Baca Juga:Idul Adha 1447 H, Insan BRILian BRI Bandung Berhasil Himpun Salurkan Hewan Kurban 62 Ekor Sapi dan 229 Domba

Dari pantauan awak media ini di lapangan,banyaknya para kuli atau buruh yang mengerjakan proyek tersebut yang tidak menggunakan APD. Dari hal tersebut berarti bentuk lemahnya pengawasan dari pihak PUPR kota Subang.

Awak media ini mengkonfirmasi siapa pelaksana dan kemana pengawas nya dari PUPR maupun dari pihak CV kepada para kuli, malah mendapat jawaban yang tidak jelas, ada yang mengatakan tidak tau dan tidak kenal.

“Saya gak kenal pak siapa namanya, dan gak tau hari ini ada atau tidak nya mungkin libur pak atau coba tanya ke pak RT atau pak RW,” ujar sala satu pekerja yang enggan menyebutkan namanya.

Pada saat dikonfirmasi pak RT , kata pak RT ini aspirasi dari pak dewan Andrew pak, dan saya tidak tahu siapa pelaksana nya siapa pengawas nya.Karena waktu itu ada yang datang kesini kalau ngak salah pak Mugi,cuma sekarang katanya tidak lagi dia mah,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *