Selain itu, turut diserahkan juga penghargaan dalam lomba perpustakaan desa terbaik, dengan daftar pemenang sebagai berikut:
1. Juara 1: Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak;
2. Juara 2: Desa Tanjungsiang Kecamatan Tanjungsiang;
3. Juara 3: Desa Cicadas Kecamatan Sagalahernag;
4. Harapan 1: Desa Simpar Kecamatan Cipunagara;
5. Harapan 2: Desa Bongas Kecamatan Pamanukan;
6. Harapan 3: Desa Gambarsari Kecamatan Pagaden.
Baca Juga:SMPN 1 Pangandaran Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila, Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Siswa
Selanjutnya, Bupati Subang Kang Rey membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila senantiasa hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa Api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,”jelasnya.
Tema yang diangkat tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Baca Juga:Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Bapor Subang Gelar Ngabret Padel Mini Tournament
“Tema yang diusung dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” jelasnya.
Pancasila harus menjadi kompas moral Bangsa Indonesia, karena kemajuan dapat menyesatkan tanpa adanya arah moral, sehingga Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup.
“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” jelasnya.
Baca Juga:Syahrial Abdi Sekda Pemprov Riau Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026
Terakhir, Kang Rey mengajak segenap unsur Bangsa Indonesia, agar kembali meneguhkan jati dirinya sebagai bangsa yang besar, menjunjung nilai religiusitas dengan semangat persatuan yang kuat berdasar nilai kemanusiaan.
“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,”tuturnya.
Upacara tersebut diikuti oleh unsur ASN, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta tamu undangan yang terdiri dari Ketua DPRD Kabupaten Subang, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, perwakilan Forkopimda Kabupaten Subang, para Asisten Daerah, Kepala OPD, Camat, dan undangan lainnya.

