Kepala SLB Negeri Bungursari, Endang Rubiandini “Langit Tetap Sama” Ini Karya Anak Disabilitas yang Luar Biasa

Lebih lanjut, Endang mengatakan kalau untuk masalah pembelajaran digitalisasi bagi disabilitas itu memang ada, tapi dilihat dari kemampuan anak-anak juga.

“Tidak hanya melibatkan anak-anak disabilitas tuna netra tetapi semua anak-anak diberikan pembelajaran untuk masalah digitalisasi,” ungkapnya.

Menurutnya,setelah nonton film Langit Tetap Sama yang di inisiasi Komunitas Sahabat Mata Semarang ini, sebaiknya orang Kota Tasikmalaya juga atau wilayah Kabupaten Tasikmalaya seharusnya juga bisa bergerak untuk memunculkan kabisa anak-anak berkebutuhan khusus, apakah itu tuna rungu, tuna netra ataupun tuna grahita.Karena ini adalah menyangkut masalah anak-anak disabilitas yang mungkin sekarang itu setara jadi mereka juga mampu untuk berkarya,.

“Film ini sangat termotivasi dan ini pun menurut saya keren, walaupun hanya dengan menggunakan HP mereka itu mampu membuat suatu karya yang memang bisa di publikasikan,” kata Endang Rubiandini, Kepala Sekolah SLBN Bungursari Kota Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *