Baca Juga:Pemdes Cijengkol Realisasikan Dana Desa Tahun 2026, Pembangunan Jalan Hotmix Gang-gang di Dusun 2
Ia menjelaskan, tantangan terbesar bukan hanya pada aspek teknis, tetapi juga bagaimana menyelaraskan sudut pandang setiap anggota tim. Dalam proses pengembangan karya, masing-masing anggota memiliki ide, pendekatan, dan cara kerja yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan ketika mampu dikelola menjadi kolaborasi yang produktif.
Dari sisi teknis, tim juga harus mempelajari berbagai hal baru yang berkaitan dengan pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan. Mereka mendalami penerapan machine learning, pengolahan citra digital, hingga integrasi perangkat keras dan lunak agar sistem dapat berjalan sesuai konsep yang dirancang. Proses tersebut membutuhkan ketelitian tinggi serta pengujian berulang agar inovasi yang dipresentasikan benar-benar siap dipertanggungjawabkan di hadapan juri.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan dan pendampingan para dosen. Tim menyampaikan apresiasi atas arahan dari Ibu Nina Lestari, S.T., M.T yang memberikan masukan penting menjelang sesi presentasi. Selain itu, dosen wali Bapak Ketut Abimanyu, S.T., M.T disebut aktif membuka ruang diskusi serta memberikan dorongan moral selama proses persiapan lomba. Bagi tim, kehadiran dosen bukan hanya sebagai pembimbing akademik, tetapi juga penyemangat agar mahasiswa percaya diri membawa nama kampus di tingkat nasional.
“Jangan cepat puas dengan pencapaian ini. Kami ingin terus berkembang dan membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Elektro juga bisa berprestasi,” kata Ardi.
Baca Juga:Istigosah HUT Subang Ke-78, Sekda Tekankan Momentum Bekerja Lebih Cepat dan Nyata
Di sisi lain, prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain di lingkungan USB YPKP. Keberhasilan tim Teknik Elektro menunjukkan bahwa peluang berprestasi terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan belajar, keberanian mencoba, dan semangat berkolaborasi. Kompetisi bukan semata soal kemenangan, tetapi juga sarana mengasah kemampuan, memperluas jaringan, dan membangun mental tangguh menghadapi tantangan.
Tim juga berharap semakin banyak mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas yang aktif mengikuti ajang serupa. Mereka menilai kolaborasi lintas disiplin ilmu dapat melahirkan gagasan yang lebih kaya dan solutif. Perpaduan keahlian teknik, bisnis, komunikasi, maupun bidang lainnya diyakini mampu menciptakan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Capaian Juara 1 ini menambah daftar prestasi mahasiswa Universitas Sangga Buana YPKP di tingkat nasional. Kampus berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bersama untuk terus menumbuhkan budaya riset, kreativitas, dan inovasi di kalangan mahasiswa. Dengan semangat itu, USB YPKP optimistis dapat terus melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.(**)

