Pewarta:H Amir.
Kota Tasik,Hallo Berita Online.Com-Pihaknya dari Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya di hari Selasa kemarin tanggal 14 April 2026 menerima Audiensi dari gabungan berbagai Ormas dan LSM dimana mereka menyampaikan persoalan MBG yang terdapat adanya ketidak sesuaian antara program Bapak Presiden RI yang bagus yang sampai ke bawahnya tidak sinkron.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Drs H Deny Romdony kepada awak media saat ditemui pada Rabu (15/04/2026).
Seperti halnya dapur-dapur SPPG yang tidak higienis yang perizinan nya belum keluar, tapi sudah melakukan aktivasi, kita di daerah tidak mempunyai kewenangan, katanya juga tidak bisa diaudit.
Sok atuh Standar Operasional nya yang betul dan di jalankan, dapur SPPG nya harus bersih jangan asal-asalan, tempuh perizinan nya.. Teman-teman yang datang beraudiensi dengan kami meminta itu.
Baca Juga:Bupati Ciamis Dorong Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal
Ada juga petugas yang bertugas di dua dapur SPPG.
Selain itu tentang ahli gizi, idealnya ahli gizi itu kan basik formalnya ya gizi dong. Ahli gizi di Kota Tasikmalaya kan cuma ada berapa, kan tidak sesuai dengan jumlah dapur SPPG. Sementara di gaji tetap saja. Dengan diberi fasilitas berupa motor.
Memang ini kewenangan pusat, tapi daerah nu riweuh, syukurlah ada teman-teman yang mau peduli dan memantaunya. Tanpa uang. Semua yang dilakukan oleh teman-teman ini sebagai rasa kekhawatiran teman-teman, sama juga dengan kita para anggota DPRD.

