Pewarta: Usup Supriatna.
Purwakarta,Hallo Berita Online.Com.- Polres Purwakarta terus mengintensifkan upaya pencegahan kenakalan remaja, khususnya aksi tawuran yang berpotensi mengancam keselamatan generasi muda dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi, Polres Purwakarta mengajak para pelajar, pemuda, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai kekerasan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menegaskan bahwa tawuran bukanlah solusi dari sebuah permasalahan, melainkan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masa depan para pelakunya.
Baca Juga:Program TJSL, BRI Cabang Ciamis Salurkan Bantuan Paket Sembako Warga Kurang Mampu
Melalui Kasi Humas Polres Purwakarta, IPTU Tini Yutini, Kapolres menyampaikan bahwa banyak kasus tawuran berawal dari hal-hal sepele, seperti saling ejek, provokasi di media sosial, hingga ajakan kelompok yang berujung pada aksi kekerasan di jalanan.
“Perkembangan teknologi dan media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif. Jangan sampai media sosial menjadi sarana provokasi yang memicu permusuhan dan tawuran antar kelompok remaja. Generasi muda harus fokus pada pendidikan, prestasi, dan pengembangan diri,” ujar IPTU Tini Yutini.
Menurutnya, masyarakat perlu mengenali sejumlah tanda yang kerap menjadi pemicu terjadinya tawuran, di antaranya adanya provokasi melalui media sosial, pengumpulan massa secara mencurigakan, aksi pengeroyokan, hingga membawa senjata tajam maupun benda tumpul yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.
Baca Juga:Ketua Repdem Purwakarta Soroti Fungsi Perwakilan BGN dan Keterbukaan Data SPPG

