“Untuk penanaman pohon pertama di hari lingkungan hidup sedunia, kami akan laksanakan perdana di salah satu masjid di Kelurahan Panglayungan,”ungkapnya.
Selanjutnya, ucap Asep gerakan ini digelar bertahap hingga Desember 2026. Targetnya, 1.000 pohon tertanam di seluruh masjid yang ada di Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Muara Enim Ingatkan Pedagang Tak Mainkan Harga Sembako
“Agar tidak merusak bangunan, pohon akan ditanam menggunakan pot ramah lingkungan.Akarnya aman, tidak merusak keramik atau fondasi halaman masjid. Tapi fungsi ekologisnya tetap dapat,”ujarnya.
Menurutnya,aliansi organisasi peduli lingkungan hidup tasikmalaya ini menargetkan setiap bulan ada masjid yang dihijaukan. Jenis pohon yang ditanam dipilih yang rindang, tidak terlalu besar, dan bermanfaat, seperti pohon pucuk merah, dan Bidara.
Selain fungsi ekologis, keberadaan pohon diharapkan membuat suasana masjid lebih sejuk dan teduh.
“Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 harus jadi pengingat bahwa krisis iklim nyata. Aksi kecil seperti menanam pohon di lingkungan terdekat bisa berdampak besar jika dilakukan bersama-sama, ” pungkasnya.

