Oleh karenanya dari hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu menjaga seni budaya tradisional.Oleh karenanya kami juga mengajak agar seni budaya tradisional ini dapat terus di perkenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh zaman,”tambahnya.
Menurutnya,pada kegiatan di Leuwigenta ini kami juga mengingatkan makna simbolis bendera Merah Putih.
“Merah itu keberanian, putih itu kesucian. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Punya keberanian tapi tidak punya kesucian, maka tidak akan bermanfaat. Mari kita isi kemerdekaan dengan keberanian berbuat baik dan kesucian hati untuk membangun kota,” pesannya.
Puncak acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Warga berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai upaya menjaga identitas budaya Tasikmalaya tetap hidup di tengah masyarakat.

