“Kita berkumpul di sini untuk mendo’akan Bangsa Indonesia, khususnya untuk Kabupaten Subang, agar mendapatkan keselamatan dan keberkahan, terutama seluruh anggota paguyuban transportasi online,”
Menurutnya, kegiatan ini sangat positif dan ia mengaku bangga karena penyampaian ekspresi dari para pengemudi ojek online di Subang berjalan kondusif.
“Do’a bersama ini sangat positif dan sangat kami apresiasi. Pemda akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini untuk menjaga kondusivitas, karena kalau kondusif maka pembangunan juga akan lancar, rezeki para pengemudi ojol pun akan lancar,”
Selain itu, Kang Akur menyampaikan wujud nyata kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap aspirasi para pengemudi ojek online.
“Alhamdulillah, sebagaimana yang dulu diminta oleh teman-teman terkait rumah singgah, Bapak Bupati sudah merealisasikannya,”
Ia juga menyampaikan, ke depannya, fasilitasi ambulans sedang dalam proses untuk dihadirkan dalam waktu dekat. Hal tersebut merupakan wujud kepedulian dan komitmen untuk terus terhubung, bersatu membangun keberkahan, serta menciptakan Subang yang kondusif.
Terakhir, Kang Akur menyampaikan harapannya agar aksi damai tersebut dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas.
“Kegiatan hari ini mudah-mudahan menginspirasi masyarakat di daerah lainnya, bahwa aspirasi itu tidak harus dengan kekerasan,”
Sebelum puncak acara, para pengemudi ojek online terlebih dahulu menggelar iring-iringan mengitari wilayah Kota Subang. Kegiatan kemudian dilanjutkan di Amphitheater dengan berkumpul menyalakan lilin, penampilan teatrikal kebangsaan, do’a bersama, dan ditutup dengan sesi kebersamaan satu tekad saling merangkul serta bergandengan tangan menyanyikan lagu “Sampai Jumpa” dilanjutkan foto bersama.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, perwakilan DPRD Kabupaten Subang, perwakilan Dinas Perhubungan, perwakilan Satpol PP, serta para anggota paguyuban transportasi online se-Subang Raya.

