“Dalam waktu dekat, saya ingin membuat sebuah kampung nelayan di sini, di mana nanti warung-warungnya yang sekarang kumuh, kita akan rombak, akan kita seragamkan dengan bentuk-bentuk yang memang sesuai dengan kebudayaan kita”,paparnya
Selanjutnya, Kang Rey meyakini bahwa kawasan Pantai Pondok Bali akan terus menghidupkan geliat UMKM lokal, dengan memanfaatkan potensi sumber daya laut yang ada.
Baca Juga:Diky Chandra Apresiasi Kejuaraan Taekwondo Tasik Open 9, Tapi Prihatin Dengan Kondisi GOR Sukapura
“Sehingga nanti di Pondok Bali ini, warung-warung jajanan, warung-warung pinggir jalannya, akan kita tata bentuknya, kita samakan semua, agar punya daya tarik lagi untuk wisatawan datang lagi ke Pondok Bali”,jelasnya
Tidak hanya itu, Kang Rey melihat potensi Pantai Pondok Bali yang memilki nilai lebih, sehingga secara karakteristik dapat menciptakan tatanan ekonomi desa sebagai penyangga roda perekonomian.
“Karena memang ini salah satu aset, yang bagi saya punya nilai ekonomi, kemudian nilai yang bisa kita tawarkan ke masyarakat,”tuturnya
Terakhir, dengan tegas Kang Rey menekankan bahwa pengembangan potensi Pantai Pondok Bali harus dilakukan tanpa merusak ekosistem pesisir pantai di seluruh Wilayah Kabupaten Subang
“Pantai Pondok Bali memiliki potensi besar di sektor ekonomi, maka ekosistem harus dijaga”,pungkasnya.
Turut mendampingi dalam agenda tersebut, Kepala Disparpora Subang, Direktur BUMD PT SS, Kapolsek Legon Kulon, jajaran UPTD Pengelolaan Kasawan Wisata dan Olahraga Disparpora Subang, Local Hero PHE ONWJ, Kades Mayangan, Bobos, Tegalurung dan Legon Kulon.

