Kebakaran Hutan Burangrang, Polisi Bersama Warga Padamkan Api dengan Teknik Kepyok Api

Penggunaan metode tersebut menjadi alternatif ketika kendaraan dan peralatan pemadam tidak dapat mencapai lokasi karena kondisi medan yang terjal dan sulit dilalui.

Namun, teknik pemadaman manual tetap harus dilakukan dengan memperhatikan keselamatan. Masyarakat yang tidak memiliki kemampuan atau perlengkapan memadai tidak disarankan mendekati titik api, karena arah angin dapat berubah dan api dapat menyebar secara tiba-tiba.

Baca Juga:Hajat Bumi dan Maulid Nabi SAW Jadi Ruang Pererat Silaturahmi, Polri Ajak Warga Jaga Kamtibmas Bersama

Pemadaman manual dilakukan sebagai langkah awal untuk mencegah api merambat ke area hutan lainnya. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala.

Kapolsek Bojong Polres Purwakarta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, khususnya selama musim kemarau.

“Kondisi medan di lokasi cukup sulit dan kendaraan pemadam tidak dapat masuk. Karena itu, personel bersama warga melakukan pemadaman manual dengan teknik kepyok api sebagai upaya awal untuk mencegah api meluas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujarnya.

Baca Juga:Persiapan Peringatan HUT ke-81 RI, Plt Gubernur Riau Resmi Kukuhkan Paskibraka Provinsi Riau 2026

Sementara itu, Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa respons cepat terhadap informasi masyarakat menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keselamatan warga dan lingkungan.

“Polri hadir bersama masyarakat untuk mencegah api meluas. Namun yang paling penting adalah pencegahan. Kami mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang vegetasinya kering,” ujar IPTU Tini Yutini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *