“Selain para murid, kita juga mengundang orang tua siswa atau wali murid dan para guru, untuk sama-sama bergandengan tangan, antara pemerintah, aparat penegak hukum, wali murid, dan sekolah bagaimana kita bersama-sama menjaga anak-anak, mempersiapkan anak-anak Purwakarta untuk ke depannya nantinya bisa berguna bagi nusa dan bangsa,” kata Dewi.Kamis (30/4).
Sementara itu, Bupati Purwakarta Om Zein mengingatkan kepada para orang tua murid bahwa pendidikan dan pembelajaran itu peran utamanya ada pada orang tua murid itu sendiri bukan pihak sekolah.
Baca Juga:Dandim 0625/Pangandaran Serahkan Bantuan Mobil Operasional untuk Lima Koperasi Merah Putih
“Sesungguhnya sekolah ini adalah membantu orang tua, karena tugas utama pendidikan itu adalah menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya. Kita ingin mewujudkan titik puncak pendidikan orang sunda, yaitu Cageur, Bageur, Bener, Singer, Pinter,” kata Om Zein.
Untuk mencapai hal itu, tegas Om Zein, dibutuhkan peran orang tua dibantu oleh satuan pendidikan sesuai dengan jenjang pendidikannya.
“Agenda ini kita melibatkan pihak KCD Wilayah IV Disdik Jabar untuk tingkat SMA sederajat dan Dinas Pendidikan Purwakarta untuk jenjang SMP,” ujar Om Zein.

