Menurutnya, antusiasme para pembina maupun peserta dalam mengikuti kegiatan kepramukaan sangat luar biasa. Hal tersebut menunjukkan bahwa gerakan Pramuka masih memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Baca Juga:Kembali Calonkan Kades Cidadas Dedi Junaedi, Resmi Mendaftar Didampingi Ratusan Warga dan Tokoh
“Saya melihat antusiasme dari para pembina maupun peserta, baik Siaga maupun Penggalang, luar biasa.
Ini tentunya menjadi hal yang positif dalam pembinaan generasi muda,” katanya.
Soleh juga menyinggung pelaksanaan kegiatan kepramukaan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pangandaran. Menurutnya, setiap pelaksanaan kegiatan harus menjadi momentum evaluasi dan pembelajaran agar kegiatan Pramuka ke depan dapat berjalan semakin baik dan mengutamakan keselamatan peserta.
Kegiatan ini dilaksanakan di kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.”Kejadian kemarin yang kurang pas di Kecamatan Cimerak menjadi pembelajaran bagi saya dan juga menjadi warning bagi kita semua, baik Kwarran maupun Kwarcab, untuk selalu melakukan yang terbaik dalam kegiatan Pramuka,” tegasnya.
Baca Juga:Perbaikan Jembatan Pongpet Dimulai, Dandim 0625 Pangandaran Tekankan Kualitas dan Keamanan
Ia menambahkan, gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega.
“Karena Pramuka ini membentuk karakter peserta didik, baik Siaga, Penggalang, Penegak maupun Pandega, sehingga nantinya mereka menjadi insan-insan yang bermanfaat bagi sesama dan seluruh makhluk hidup,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan LT II tersebut, diharapkan para peserta tidak hanya mampu meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

