Baca Juga:Iduladha Jadi Momentum Berbagi, Ida Nurlaela Salurkan 98 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Analisis saya, ada kemungkinan langkah ini dilakukan dalam rangka membuka ruang atau peluang pada Pemilu Legislatif maupun Pilkada yang akan datang. Mungkin beliau melihat peluang di PAN atau PDIP cukup berat atau kurang menjanjikan, sehingga memilih partai lain dan akhirnya menjatuhkan pilihan kepada PSI,”ungkapnya.
Meski demikian, Ujang menegaskan dirinya tidak ingin memberikan penilaian mengenai benar atau tidaknya, maupun etis atau tidak etisnya keputusan politik yang diambil Ino Darsono.
Saya tidak bisa memberikan penilaian apakah langkah itu logis atau tidak logis, etis atau tidak etis. Sebagai Ketua Partai Gerindra, saya tidak pada posisi untuk menilai partai lain ataupun sikap politik seseorang,” tegasnya.
Baca Juga:Polres Pangandaran Amankan Belasan Titik Nobar Persib vs Persijap Jepara
Menurutnya, setiap politisi memiliki pertimbangan dan strategi masing-masing dalam menentukan arah politiknya.
Yang jelas, menurut saya masuknya Pak Ino ke PSI merupakan bagian dari rencana politik beliau ke depan. Kita hormati pilihan dan keputusan politik yang telah diambil,”pungkas Ujang Endin.

