Pembangunan Pelebaran Jalan Pamoyanan Dikeluhkan Masyarakat, BPD Pamoyanan Pertemukan Dengan Pihak Pelaksana dan UPTD V PUPR Jabar, Hasilkan Tiga Poin

“Dan kami BPD akan membuat berita acara hasil dari musyawarah masyarakat, mudah mudahan berita acara ini bisa nanti diangkat ke pemerintah provinsi, bisa langsung di terima oleh Gubernur Kang Dedi Mulyadi (KDM),”ungkap Ketua BPD Pamoyanan.

Sementara itu,Ir. Saut Maruli Hutagaol, S.T., IPM – Supervision Engineer – PT. PANCA PRAKARSA MULIATAMA KSO, menjelaskan pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan jalur Pamoyanan sampai Warudoyong kecamatan pagerageung menjadi 6 meter dan untuk pejalan kaki juga akan disediakan dengan dibangun mengunakan beton.

“Situasi nya lihat saja kalau ada 40 cm atau 1 m supaya holtingnya menyatu kekuatannya terjamin, jadi nanti hotmix yang hitam nya 6 meter yang sisi nya 4/5 meter kurang lebih , paling holtingnya 1 m nanti akan di beton akan di cat dan dibikin aesthetic khususnya yang di pinggir jalan, untuk rumah yang dipinggir jalan juga,”ungkapnya.

Baca Juga:Ponpes Hidayatul Mubtadiin Jitu Pelalawan Kembali Gelar Kegiatan Wisata Religius Ziarah Edukasi Jawa Bali-Madura

Menurutnya,secara prosedur tidak ada pembebasan pas pinggir pager. Insyaallah nantinya tidak ada bebatuan, cuman nanti bagian di batako secara kuda kuda jalan biasanya di pinggir bahu jalan masih ada lahan.

“Sebelumnya kebetulan ini jalan kabupaten, kalo provinsi biasanya di patok patok.Untuk kawasan luas tidak ada masalah dari awal juga sudah diprediksi bahwa di pamoyanan sekitar 400 meter, untuk lebar nya cukup tidak memakan lahan halaman, pagar atau rumah,” kata Saut Maruli Hutagaol.

Masyarakat mempertanyakan nantinya tanah halaman dan pagar yang terkena dampak pembangunan pelebaran jalan apakah diberikan kompensasi.?

Saut Maruli, mengatakan untuk saat ini tidak ada anggaran kompensasi, mungkin ada kalau seandainya ada dari situ pagar ada yang rusak itu,kita bertanggung jawab akan diperbaiki.

Karena ada 1 meter dari batas pijakan, kita menyesuaikan dengan kondisi jarak jalan saat ini.

“Mungkin nanti mengejar 6 meter pasti akan merubah lebar kalau direalisasikan sekarang bahwa kemungkinan akan bertambah pelebaran tapi sebrang nya agak luas mungkin ini akan bergeser,”ujarnya.

Ia menegaskan tidak ada kompensasi untuk pembebasan lahan. “Tapi kalau ada yang rusak atau terbongkar insyaallah kami akan memperbaiki sesuai dengan yang ada,”katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *