Setelah Nonton Langit Tetap Sama, Wawalkot Tasikmalaya Film Ini Contoh Bahwa Tuna Netra Pun Bisa Berkarya

Ketua Panitia Pelaksana, Harniwan Obech, menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar nonton bareng. Kami ingin tunjukkan bahwa disabilitas butuh ruang berkarya, bukan dikasihani. Film ini inspirasi

Acara ini juga dirangkaikan dengan penutupan program belajar menulis dan membaca Al-Qur’an Braille yang diikuti 30 peserta. Program tersebut mendapat dukungan Pemerintah kota Tasikmalaya dan difasilitasi komunitas sahabat mata.

Baca Juga:Siswa Binaan Demode Artist Management, Salwa Azia Althafunisa, Raih Pinilih 1 ” Pasanggiri Ujang Nyai 2026 “Ciamis

Komunitas sangat penting untuk mendorong kemandirian teman-teman difabel.

Ia pun mengapresiasi konsistensi Wakil Wali Kota Diky Candra yang selama ini aktif memotivasi dan membuka ruang bagi penyandang disabilitas.

Pak Wakil Wali Kota selalu hadir, bukan hanya simbolis, tapi benar-benar memberi semangat.

Baca Juga:Ponpes Hidayatul Mubtadiin Jitu Pelalawan Kembali Gelar Kegiatan Wisata Religius Ziarah Edukasi Jawa Bali-Madura

Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menular ke kota lain.

“Semoga ini jadi bahan bakar. Bahwa langit tetap sama untuk semua. Yang membedakan hanya seberapa tinggi kita mau terbang,” tutupnya.

Dengan pesan kuat tentang inklusi dan kemandirian, film dokumenter Langit Tetap Sama berhasil membuktikan, bahwa di balik gelap, ada cahaya karya yang mampu menerangi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *