Dikatakannya,jika ada tuduhan atau permasalahan yang ditujukan kepada kami, kami siap mendengar dan mempertanggungjawabkannya sesuai jalur yang benar. Namun, hal ini menjadi berbeda ketika disertai ucapan yang bersifat merendahkan seperti “sia-sia” yang ditujukan kepada Ketua LSM Laskar NKRI Kabupaten Subang.
“Kami tegaskan, rekan-rekan lembaga dan segenap media yang ada di wilayah Kabupaten Subang tidak akan tinggal diam dan membiarkan perlakuan serta ucapan yang tidak pantas ini terus berlanjut,” ujar Mulya, S.H.
Ia menambahkan,kami berharap kejadian ini menjadi perhatian, agar setiap pemimpin di daerah dapat menjaga etika berbahasa dan bersikap santun, baik kepada warga maupun antarlembaga.
“Demi terciptanya hubungan yang harmonis dan saling menghormati,” ungkap Mulya, S.H.

